Salah satu ciri pokok masyarakat Indonesia adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, seluruh rakyat Indonesia pasti beragama. Di Indonesia terdapat beberapa agama seperti : Islam, Katholik, Kristen, Hindu dan Budha. Agama bagi manusia khususnya bangsa Indonesia merupakan unsur pokok yang menjadi kebutuhan spiritual. Peraturan-peraturan yang terdapat di dalam
agama pada dasarnya merupakan nilai tertinggi bagi manusia, demikian pula bagi anak remaja norma-norma agama tetap diakui sebagai kaidah-kaidah suci yang bersumber dari tuhan. Kaidah-kaidah yang digariskan di dalam agama selalu baik, sebab bertujuan untuk membimbing manusia menuju jalan yang benar. Kaidah-kaidah agama berisi hal-hal yang dilarang dan menunjukkan hal-hal yang di wajibkan serta menggariskan perbuatan-perbuatan yang baik dan buruk sehingga jika anak remaja benar-benar mendalami dan memahami isi agama, maka besar kemungkinan mereka akan menjadi anggota masyarakat yan baik dan enggan melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan masyarakan dan mengganggu orang lain baik harta maupun nyawa, seperti kejahatan pencurian, penganiayaan, pembunuhan, penipuan, dll.
agama pada dasarnya merupakan nilai tertinggi bagi manusia, demikian pula bagi anak remaja norma-norma agama tetap diakui sebagai kaidah-kaidah suci yang bersumber dari tuhan. Kaidah-kaidah yang digariskan di dalam agama selalu baik, sebab bertujuan untuk membimbing manusia menuju jalan yang benar. Kaidah-kaidah agama berisi hal-hal yang dilarang dan menunjukkan hal-hal yang di wajibkan serta menggariskan perbuatan-perbuatan yang baik dan buruk sehingga jika anak remaja benar-benar mendalami dan memahami isi agama, maka besar kemungkinan mereka akan menjadi anggota masyarakat yan baik dan enggan melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan masyarakan dan mengganggu orang lain baik harta maupun nyawa, seperti kejahatan pencurian, penganiayaan, pembunuhan, penipuan, dll.
Bagi anak remaja sangat diperlukan adanya pemahaman, pendalaman, serta ketaatan terhadap ajaran-ajaran agama yang dianut. Dalam kenyataan sehari-hari menunjukkan, bahwa anak-anak remaja yang melalukan kejahatan sebagian besar kurang memahami norma-norma agama bahkan lalai menunaikan perintah-perintah agama antara lain mengikuti acara kebaktian, acara missa, puasa dan sholat, nyepi, dll.
Pada garis besarnya arti agama bagi anak remaja dewasa ini menjadi kompleks, sebab agama sesuai denagn fungsi dan tujuannya memang multi dimensional. Anak-anak remaja yang merupakan bagian yang harus menerima agama sesuai dengan fitrahnya, yakni merupakan suatu subyek yang memilki dua kondisi ialah Jasmaniah dan Rokhaniah. Maka dari itu agama dalam perwujudannya mencakup tiga segi : memperbaiki, meluruskan, serta mengharmoniskan sifat tabiat serta watak manusia ke arah tujuan yang benar, sedangkan sisi lain agama menyinggung segi Jasmaniah. Anak remaja yang sehat mental, moral dan spiritualnya dalam arti sebenar-benarnya, maka jasmaniahnya pun turut sehat. ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar